Profil & Identitas Kawasan Kelapapati Laut, Bengkalis

Kawasan Mangrove PAGHET SEGHAGAH BENGKALIS

Mengenal lebih dekat ekosistem, sejarah pelestarian, tata kelola, dan fasilitas penunjang di Paghet Seghagah Bengkalis.

Kelapapati Laut
Kec. Bengkalis, Kab. Bengkalis, Riau

Tentang Kawasan Mangrove PAGHET SEGHAGAH BENGKALIS

Tentang Kawasan Mangrove PAGHET SEGHAGAH BENGKALIS
Lanskap Kawasan

Kawasan Mangrove Kelapapati Laut merupakan kawasan konservasi yang memadukan pelestarian ekosistem mangrove, edukasi, ekowisata dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Kawasan Konservasi Mangrove Kelapapati Laut terletak di Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kawasan ini memiliki luas sekitar ± 150 Hektar dan menjadi benteng alami dari abrasi pantai Selat Bengkalis.

Dikelola secara kolaboratif oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masyarakat lokal, akademisi, dan pemerintah daerah untuk memastikan keanekaragaman flora dan fauna tetap terjaga seiring dengan pertumbuhan sektor ekowisata berbasis edukasi lingkungan.

Konservasi
Status Ekosistem Alami
800+ Meter
Jalur Boardwalk Titian
Kolaboratif
Pemberdayaan Masyarakat

Sejarah Pembentukan Kawasan

Sejarah Pembentukan Kawasan
Dokumentasi Arsip

Berawal dari inisiatif masyarakat pesisir menyelamatkan garis pantai dari abrasi dahsyat gelombang Selat Bengkalis.

Pada dekade 2000-an, pesisir Bengkalis mengalami ancaman abrasi serius yang mengikis daratan warga. Warga Kelapapati bersama tokoh pemuda dan nelayan menginisiasi penanaman bibit mangrove secara swadaya.

Seiring waktu dan meningkatnya kesadaran ekologis, inisiatif ini bertransformasi menjadi kawasan konservasi resmi dengan dukungan berbagai pihak, berkembang menjadi destinasi edukasi dan ekowisata unggulan di Kabupaten Bengkalis.

Visi & Misi Konservasi

Mewujudkan ekosistem mangrove yang lestari, tangguh, dan berdaya guna bagi generasi masa depan.

images.jpe 44.71 KB

Visi:

Menjadi pusat konservasi mangrove, riset pesisir, dan ekowisata unggulan bertaraf nasional di pesisir Selat Melaka pada tahun 2030.

Misi:

  1. Melindungi dan merehabilitasi ekosistem mangrove dari ancaman degradasi dan abrasi.
  2. Mengembangkan program edukasi lingkungan hidup dan penelitian ilmiah terpadu.
  3. Mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal melalui ekowisata ramah lingkungan.
  4. Membangun kemitraan strategis pentahelix dalam pelestarian alam pesisir.

Fasilitas Kawasan

Fasilitas Kawasan
Sarana Wisata & Riset

Sarana prasarana pendukung kenyamanan pengunjung, peneliti, dan rombongan edukasi.

  • Boardwalk Jalur Jelajah Mangrove sepanjang 800 meter
  • Gazebo peristirahatan pesisir berpemandangan laut lepas
  • Spot pancing santai dan dermaga perahu nelayan
  • Pusat pembibitan (Nursery) mangrove terpadu
  • Menara pantau burung dan fauna pesisir
  • Pusat informasi pengunjung dan musholla
  • Area parkir dan toilet umum yang bersih
Boardwalk Mangrove
Titian kayu jelajah hutan bakau yang aman & nyaman.
Gazebo Santai & Pancing
Area istirahat teduh menghadap perairan selat.

Struktur Pengelola Kawasan

Dikelola oleh Kelompok Pengelola Mangrove dan Ekowisata Kelapapati Laut Bengkalis.

Kepengurusan terdiri dari Dewan Penasihat Desa, Ketua Pengelola, Sekretaris, Bendahara, Divisi Konservasi & Pembibitan, Divisi Ekowisata & Edukasi, serta Divisi Humas & Kemitraan.

Susunan Anggota Tim Pengelola
Pengurus Resmi
Bpk. Ahmad Fauzi, S.Hut
Bpk. Ahmad Fauzi, S.Hut
Ketua Pengelola
Bpk. Rudi Hartono, S.P.
Bpk. Rudi Hartono, S.P.
Wakil Ketua
Ibu Sari Dewi Rahayu, S.E.
Ibu Sari Dewi Rahayu, S.E.
Sekretaris
Bpk. Eko Prasetyo, A.Md.
Bpk. Eko Prasetyo, A.Md.
Bendahara
Bpk. Habibi Rahman, S.Hut.
Bpk. Habibi Rahman, S.Hut.
Koordinator Konservasi
Koordinator Divisi
Ibu Nurhayati, S.Par.
Ibu Nurhayati, S.Par.
Koordinator Ekowisata
Koordinator Divisi
Bpk. Yusuf Maulana, S.Pd.
Bpk. Yusuf Maulana, S.Pd.
Koordinator Edukasi
Koordinator Divisi
Tim Relawan Kelapapati
Tim Relawan Kelapapati
Anggota / Relawan
Koordinator Divisi
Beranda Profil Mangrove Ekowisata Lainnya
Menu Navigasi Portal
Eksplorasi Lengkap Kawasan Mangrove
Kategori Jelajah