Mengenal Ekosistem Mangrove PAGHET SEGHAGAH
Benteng pertahanan alami pesisir dari abrasi laut, penyerap karbon biru berdaya simpan tinggi, dan habitat unik bagi keanekaragaman hayati Selat Bengkalis.
Mengenal Ekosistem Mangrove PAGHET SEGHAGAH BENGKALIS
Lanskap Mangrove Paghet Seghagah
Hutan mangrove pesisir sebagai benteng alami abrasi, paru-paru hijau pesisir Selat Bengkalis, dan rumah bagi keanekaragaman hayati unik.
Ekosistem hutan mangrove di kawasan Paghet Seghagah Bengkalis merupakan kawasan konservasi pesisir yang memiliki fungsi ekologis, ekonomis, dan edukasi yang sangat strategis. Tumbuh di zona pasang surut air laut, vegetasi mangrove memiliki adaptasi istimewa terhadap salinitas tinggi dan tanah berlumpur anaerobik melalui sistem perakaran napas (pneumatofor) dan cakar ayam yang kokoh.
Hutan mangrove di sini tidak hanya berperan sebagai pemecah gelombang alami dan pencegah abrasi pantai, melainkan juga berfungsi sebagai penyerap karbon biru (blue carbon) yang sangat efektif serta habitat pemijahan (nursery ground) bagi aneka biota perairan pesisir Bengkalis.
Benteng Abrasi & Badai
Sistem perakaran rapat meredam tenaga gelombang pasang dan melindungi garis pantai Bengkalis dari pengikisan arus laut.
Penyerap Karbon Biru
Menyimpan cadangan karbon organik di dalam sedimen lumpur pesisir hingga 4–10 kali lipat dibanding hutan daratan.
Nursery Ground Biota
Tempat pemijahan dan perlindungan bagi benih udang, ikan, kepiting bakau, serta rantai makanan pesisir tradisional nelayan.
Jelajahi Keanekaragaman Spesies
Lihat morfologi anatomi daun, buah, bunga, batang, dan akar mangrove melalui Digital Herbarium kami.